SELAMAT DATANG DI BLOG INFORMASI SAFETY SAYA

Senin, 08 September 2014

TANGAN ANDA TIDAK DAPAT DIGANTI




Bagaimana perasaan anda jika anda melihat iklan seperti dibawah ini dalam surat kabar?

= DICARI=

“Mesin sebesar saku baju untuk mengenakan / membuka pakaian, mencuci, mencukur dan menyuapi pemiliknya; menulis dengan pena dan pensil, mengemudi, melakukan semua pekerjaan tangan, menjalan semua peralatan supaya pemiliknya memperoleh penghasilan, harus dapat merasakan panas dan dingin, halus dan kasar, sanggup memasang permainan anak-anak, membuka tutup botol, melaukan perbaikan dan pemnersihan rumah, harus dapat menolong pemiliknya dalam mempertahankan diri dan harus dijalankan dengan menggunakan tenaga manusia”  

Iklan seperti ini tidak pernah kita jumpai dalam surat kabar. Iklan tersebut diibaratkan dengan orang yang nekat sehingga secara terus-menerus membiarkan diri bekerja dalam bahaya dan mesin yang dimaksud adalah tangan.

Kebanyakan kita tidak mementingkan tangan kita yang sangat berharga pada saat bekerja. Umumnya orang baru sadar bahwa tangan itu penting setelah tangannya cedera entah luka, patah atau cacat. Demikianpun jari-jari tangan yang begitu besar manfaatnya dalam hidup. Kehilangan salah satu ibu jari akan sangat mempengaruhi kenyamanan orang saat bekerja dan dapat berakibat pada keselamatan pekerja. Begitu pentingnya jari tangan sehingga oleh Standar Nasinonal K3 Indonesia (diadopsi dari ILO) bahwa jari kelingking yang putus akibat kerja sama dengan kehilangan 300 hari kerja.

Jika tangan dan atau jari anda putus maka anda tidak dapat memasang iklan untuk mendapatkan penggantinya meskipun anda punya banyak uang. Semua harta yang anda miliki tidak akan sanggup membeli tangan untuk diganti sehingga semua yang dimiliki menjadi tidak berguna.
Banyak bahaya yang dapat terjadi pada tangan akibat kerja antara lain luka, tergores, patah dan bahkan putus. Bahaya-bahaya tersebut dapat dicegah sejauh kita mengikuti autran keselamatan dan kesehatan kerja.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat digunakan untuk melindungi tangan:
1.      Patuhi aturan K3 yang berlaku, dan bekerja sesuai SOP dan Instruksi Kerja yang telah ditetapkan
2.      Pakailah sarung tangan pada saat bekerja khususnya saat menangani bahan berbahaya dan beracun dan pekerjaan lain yang memang diwajibkan memakai sarung tangan.  Akibat kontak langsung antara kulit tangan dan berbahaya dan beracun dapat menyebabkan kulit iritasi, terbakar bahkan sampai merusak jaringn kulit dan tubuh lainnya
3.      Jangan memperbaiki mesin yang sedang bergerak sebab hal sangat berbahaya. Tangan bisa terseret oleh perputaran mesin. 
4.      Jangan menempatkan tangan saat bekerja pada permukaan mesin atau benda tajam
5.      Usahakan untuk memakai baju lengan pendek saat bekerja di daerah yang menggunakan mesin berputar. Kalau memakai baju lengan pendek, maka kancingnya dipastikan dikancing dengan baik.
6.      Simpanlah barang dan perkakas kerja lain dengan baik untuk menghindari jari tangan terjepit saat mengambil barang atau perkakas kerja lainnya

Tangan merupakan salah satu dari semua anggota tubuh yang harus kita jaga dan kita lindungi. Menjaga dan meindungi seluruh anggota tubuh merupakan wujud penghargaan kita terhadap betapa pentingnya ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.   

TATACARA PENGGUNAAN CUTTER / ALAT PEMOTONG KERTAS



Bagi anda yang bekerja di kantor, rasanya anda sudah tidak asing lagi dengan cutter. Saat ini  keberadaan Cutter atau alat pemotong kertas di suatu area perkantoran  sudah tidak dapat terpisahkan lagi  . Cutter sudah menjadi  salah satu  bagian alat tulis kantor / ATK yang sepertinya selalu ada di laci meja, sama seperti dengan peralatan ATK yang lain seperti : strapless,  pelubang kertas, gunting dan trigonal klip.
"Cutter" memiliki beragam bentuk dan ukuran, ada yang besar, sedang, dan kecil. Ada yang berbentuk bulat, panjang atau seperti gantungan kunci. Tapi meskipun memiliki berbagai bentuk dan ukuran yang berbeda-beda, fungsi "cutter" cuma satu, yaitu untuk memotong.
Keberadaan Cutter di kantor memiliki beberapa keunggulan sebagai berikut:
  • Mudah digunakan.
  • Mudah disimpan.
  • Menggunakan cutter tidak membutuhkan posisi tubuh tertentu.
  • Jika isi "cutter" sudah tidak tajam, isi cutter bisa dipotong-potong sampai habis, dan bila habis bisa diganti dengan isi yang baru. 
Selain itu cutter atau pemotong kertas  juga memiliki beberapa kelemahan yaitu : 
  • Saat memotong diperlukan alas potong
  • Tidak bisa memotong kertas yang terlalu tebal.
  • Kurang baik untuk memotong garis lurus tanpa batuan penggaris.
  • Kurang bagus untuk memotong pola melingkar.

Berikut kami sampaikan beberapa tips agar cutter dapat dipakai dengan aman :

  • Saat akan dipergunakan, pastikan anda memegang cutter pada sisi yang tepat, yaitu memegang pada handle aatau pegangan cutter. 
  • Longgarkan roda atau kait penguncinya  
  • Keluarkan atau julurkan lidah atau mata pisau cutter dengan cara mendorong  guna menggeser pengaitnnya 
  • Jangan mengeluarkan mata / pisau cutter dengan cara menarik mata pisaunya.  
  • Panjang mata pisau cutter yang terjulur disesuaikan dengan kebutuhan dan jangan keluarkan pisau terlalu panjang supaya pisau cutter tidak cepat patah saat dipergunakan memotong kertas. 
  • Kuncilah pengait sebelum anda memulai memotong. 
  • Untuk memotong kertas, sediakan alas yang baik misalnya kaca dengan ketebalan 5mm.  
  • Pergunakan penggaris dari plat logam supaya pisau cutter tidak meleset ketika dipergunakan memotong dan untuk menghasilkan hasil potongan yang lurus dan rapi. 
  • Untuk memotong kertas dalam jumlah banyak, misalkan buku yang ingin dirapikan bagian pinggirnya, maka potonglah secara sedikit demi sedikit. 
  • Jika mata cutter sudah tidak tajam lagi, maka potonglah dengan menggunakan alat pemotong yang telah disediakan dari pabriknya. 
  • Potonglah dengan cara menekukkan cutter ka arah luar, sehingga patahan cutter tidak melenting ke arah badan.
  • Buanglah potongan cutter pada tempat sampah logam agar tidak tidak terinjak .
  • Jika anda telah selesai menggunakan cutter, maka masukkanlah kembali mata cutter dan kunci kembali dengan pengaitnya atau dengan memutar roda penguncinya. 
  • Kemudian simpanlah cutter pada tempat yang telah disediakan yang jauh dari jangkauan anak-anak.


Selanjutnya untuk menghindari cedera :
·         Jangan pergunakan cutter untuk memotong lembaran kayu plywood bila mana anda tidak pernah mendapatkan pelatihan sebelumnya, karena pada plywood terdapat serat kayu yang dapat membelokkan arah mata cutter ketika cutter dipergunakan. Dan ini dapat mengakibatkan jari tangan / kuku  menjadi teriris atau bahkan dapat melukai anggota badan yang lain.
·         Jangan pula anda mengusap untuk membersihkan bagian tajam dari mata cutter yang terlihat kotor secara langsung tanpa menggunakan kaos tangan atau. Hal ini seringkali dapat melukai jari anda.
·         Jangan gunakan cutter untuk mengungkit atau membuka sekrup atau baut.Sudah seringkali hal ini mengakibatkan kecelakaan yang serius.

KESALAHAN DALAM PENGGUNAAN CUTTER DAPAT MENYEBABKAN ANDA CEDERA. GUNAKANLAH CUTTER HANYA UNTUK MEMOTONG !!

SAFETY SHOES

Kaki anda adalah harta yang tidak ternilai harganya. Ia mengatur keseimbangan mekanis  dari pada badan anda. Tanpa jari kaki yang lengkap jumlahnya, anda akan susah untuk berjalan atau berdiri.
Dan anda harus ingat bahwa …… ANDA HANYA MEMPUNYAI 10
( SEPULUH ) JARI KAKI.
Jika salah satu hilang atau terluka, maka tidak akan ada jari cadangan yang tersedia untuk menggantikannya.

Telah bertahun-tahun, safety shoes membuktikan kemampuan untuk melindungi kecelakaan pada jari kaki dan telah meyakinkan kita bahwa safety shoes dapat meniadakan luka akibat kecelakaan.

Yang harus diingat adalah bahwa safety shoes dapat mencegah atau mengurangi luka pada jari kaki, dan bukan untuk menhentikan kecelakaan-kecelakaan yang menyebabkan luka-luka demikian. Artinya bahwa apabila terjadi kecelakaan pada kaki anda dan anda memakai Safety Shoes maka luka /cedera akibat kecelakaan tersebut pada kaki atau jari kaki anda tidak separah dengan orang yang tidak memakai Safety Shoes atau bahkan kaki / jari kaki anda tidak terluka karena terlindungi oleh Safety Shoes. 









Dibawah ini disampaikan beberapa contoh kasus :

1.      Roll penggerak ( pulley ) dari V-belt yang bergaris tengah 10 cm, tebal 15 cm dan beratnya 185 Kg terbalik ketika seorang pekerja memutarnya. Sebelum pekerja tersebut dapat mengusainya, roll penggerak tersebut menimpah kakinya. Safety shoes mungkin dapat mencegah kehilangan jari kaki, tetapi tulang ibu jarinya hancur

2.      Dua orang pekerja mencoba mengangkat roll baja seberat 500 Kg ke atas truck. Roll baja tersebut terlepas dan menggelinding lalu menjepit kaki salah satu pekerja. Akibatnya kaki remuk dan tulang tumitnya hancur.

Dalam masing-masing kasus tersebut diatas, sebenarnya sudah ada tata cara kerja yang benar, tetapi pekerja tersebut tidak menurutinya. Jadi, walaupun sudah memakai safety shoes, tetapi tanpa menuruti tata cara kerja yang benar, maka safety shoes tidak banyak membantu.

Rencanakan dahulu jika menangani suatu benda yang berat, sehingga safety shoes anda tidak harus membantu sebagai alat pelindung diri jika sesuatunya lepas dari kehendak anda.

Banyak hal yang anda lakukan untuk mengurangi terlukanya  kaki, terutama, AGAR SETIAP ORANG MEMAKAI SAFETY SHOES. Namun apabila benda-benda berat ditangani dengan baik, safety shoes menjadi hal kedua untuk melindungi kaki anda

Berikut ini beberapa petunjuk yang perlu diikuti dalam menangani benda-benda untuk melindungi kaki:

1.      Aturlah, agar benda-benda tidak akan jatuh dari suatu timbunan atau truck.
      Material dalam jumlah besar harus ditimbun sedemikian rupa sehingga kokoh.
2.      Ikuti instruksi-instruksi yang diberikan kepada anda dalam hal mengeluarkan barang-barang dari tumpukannya.
3.      Jika tumpukan barang tersebut akan mulai meluncur, jangan mencoba untuk menahannya dengan kaki anda.
4.      Apabila suatu tumpukan yang tinggi harus disandarkan ke dinding, buatlah sedemikian rupa sehingga tumpukan tersebut dihambat untuk terguling.
5.      Jangan mencoba mengangkat beban berat secara manual. Lakukan dengan alat bantu angkat

Melindungi kaki, seperti dalam soal safety lainnya, adalah suatu masalah yang berdasarkan atas akal sehat. Anda mempunyai pengetahuan untuk mengurangi kecelakaan-kecelakaan dan luka-luka. Anda tahu bagaimana benda-benda seyogyanya disusun. Anda tahu bagaimana seharusnya menangani benda-benda yang terbuat dari logam. Dan, anda mempunyai keinginan untuk melindungi diri sendiri dari kecelakaan-kecelakaan yang mungkin terjadi meskipun anda telah berbuat yang anda dapat lakukan untuk mencegah kecelakaan-kecelakaan tersebut

“ INGAT  ………….. ANDA HANYA DIBERI SEPASANG KAKI ,  TANPA CADANGAN.  PAKAILAH SAFETY SHOES DAN IKUTI TATA CARA KERJA YANG BENAR “