Sabtu, 13 September 2014
Kamis, 11 September 2014
Senin, 08 September 2014
TANGAN ANDA TIDAK DAPAT DIGANTI
Bagaimana perasaan anda jika anda melihat iklan seperti dibawah ini dalam surat kabar?
= DICARI=
“Mesin
sebesar saku baju untuk mengenakan / membuka pakaian, mencuci, mencukur
dan menyuapi pemiliknya; menulis dengan pena dan pensil, mengemudi,
melakukan semua pekerjaan tangan, menjalan semua peralatan supaya
pemiliknya memperoleh penghasilan, harus dapat merasakan panas dan
dingin, halus dan kasar, sanggup memasang permainan anak-anak, membuka
tutup botol, melaukan perbaikan dan pemnersihan rumah, harus dapat
menolong pemiliknya dalam mempertahankan diri dan harus dijalankan
dengan menggunakan tenaga manusia”
Iklan
seperti ini tidak pernah kita jumpai dalam surat kabar. Iklan tersebut
diibaratkan dengan orang yang nekat sehingga secara terus-menerus
membiarkan diri bekerja dalam bahaya dan mesin yang dimaksud adalah
tangan.
Kebanyakan
kita tidak mementingkan tangan kita yang sangat berharga pada saat
bekerja. Umumnya orang baru sadar bahwa tangan itu penting setelah
tangannya cedera entah luka, patah atau cacat. Demikianpun jari-jari
tangan yang begitu besar manfaatnya dalam hidup. Kehilangan salah satu
ibu jari akan sangat mempengaruhi kenyamanan orang saat bekerja dan
dapat berakibat pada keselamatan pekerja. Begitu pentingnya jari tangan
sehingga oleh Standar Nasinonal K3 Indonesia (diadopsi dari ILO) bahwa
jari kelingking yang putus akibat kerja sama dengan kehilangan 300 hari
kerja.
Jika
tangan dan atau jari anda putus maka anda tidak dapat memasang iklan
untuk mendapatkan penggantinya meskipun anda punya banyak uang. Semua
harta yang anda miliki tidak akan sanggup membeli tangan untuk diganti
sehingga semua yang dimiliki menjadi tidak berguna.
Banyak
bahaya yang dapat terjadi pada tangan akibat kerja antara lain luka,
tergores, patah dan bahkan putus. Bahaya-bahaya tersebut dapat dicegah
sejauh kita mengikuti autran keselamatan dan kesehatan kerja.
Berikut adalah beberapa tips yang dapat digunakan untuk melindungi tangan:
1. Patuhi aturan K3 yang berlaku, dan bekerja sesuai SOP dan Instruksi Kerja yang telah ditetapkan
2. Pakailah
sarung tangan pada saat bekerja khususnya saat menangani bahan
berbahaya dan beracun dan pekerjaan lain yang memang diwajibkan memakai
sarung tangan. Akibat kontak langsung antara kulit tangan dan berbahaya
dan beracun dapat menyebabkan kulit iritasi, terbakar bahkan sampai
merusak jaringn kulit dan tubuh lainnya
3. Jangan memperbaiki mesin yang sedang bergerak sebab hal sangat berbahaya. Tangan bisa terseret oleh perputaran mesin.
4. Jangan menempatkan tangan saat bekerja pada permukaan mesin atau benda tajam
5. Usahakan
untuk memakai baju lengan pendek saat bekerja di daerah yang
menggunakan mesin berputar. Kalau memakai baju lengan pendek, maka
kancingnya dipastikan dikancing dengan baik.
6. Simpanlah
barang dan perkakas kerja lain dengan baik untuk menghindari jari
tangan terjepit saat mengambil barang atau perkakas kerja lainnya
TATACARA PENGGUNAAN CUTTER / ALAT PEMOTONG KERTAS
Bagi
anda yang bekerja di kantor, rasanya anda sudah tidak asing lagi dengan
cutter. Saat ini keberadaan Cutter atau alat pemotong kertas di suatu
area perkantoran sudah tidak dapat terpisahkan lagi . Cutter sudah
menjadi salah satu bagian alat tulis kantor / ATK yang sepertinya
selalu ada di laci meja, sama seperti dengan peralatan ATK yang lain
seperti : strapless, pelubang kertas, gunting dan trigonal klip.
"Cutter"
memiliki beragam bentuk dan ukuran, ada yang besar, sedang, dan kecil.
Ada yang berbentuk bulat, panjang atau seperti gantungan kunci. Tapi
meskipun memiliki berbagai bentuk dan ukuran yang berbeda-beda, fungsi
"cutter" cuma satu, yaitu untuk memotong.
Keberadaan Cutter di kantor memiliki beberapa keunggulan sebagai berikut:
- Mudah digunakan.
- Mudah disimpan.
- Menggunakan cutter tidak membutuhkan posisi tubuh tertentu.
- Jika isi "cutter" sudah tidak tajam, isi cutter bisa dipotong-potong sampai habis, dan bila habis bisa diganti dengan isi yang baru.
Selain itu cutter atau pemotong kertas juga memiliki beberapa kelemahan yaitu :
- Saat memotong diperlukan alas potong
- Tidak bisa memotong kertas yang terlalu tebal.
- Kurang baik untuk memotong garis lurus tanpa batuan penggaris.
- Kurang bagus untuk memotong pola melingkar.
Berikut kami sampaikan beberapa tips agar cutter dapat dipakai dengan aman :
- Saat akan dipergunakan, pastikan anda memegang cutter pada sisi yang tepat, yaitu memegang pada handle aatau pegangan cutter.
- Longgarkan roda atau kait penguncinya
- Keluarkan atau julurkan lidah atau mata pisau cutter dengan cara mendorong guna menggeser pengaitnnya
- Jangan mengeluarkan mata / pisau cutter dengan cara menarik mata pisaunya.
- Panjang mata pisau cutter yang terjulur disesuaikan dengan kebutuhan dan jangan keluarkan pisau terlalu panjang supaya pisau cutter tidak cepat patah saat dipergunakan memotong kertas.
- Kuncilah pengait sebelum anda memulai memotong.
- Untuk memotong kertas, sediakan alas yang baik misalnya kaca dengan ketebalan 5mm.
- Pergunakan penggaris dari plat logam supaya pisau cutter tidak meleset ketika dipergunakan memotong dan untuk menghasilkan hasil potongan yang lurus dan rapi.
- Untuk memotong kertas dalam jumlah banyak, misalkan buku yang ingin dirapikan bagian pinggirnya, maka potonglah secara sedikit demi sedikit.
- Jika mata cutter sudah tidak tajam lagi, maka potonglah dengan menggunakan alat pemotong yang telah disediakan dari pabriknya.
- Potonglah dengan cara menekukkan cutter ka arah luar, sehingga patahan cutter tidak melenting ke arah badan.
- Buanglah potongan cutter pada tempat sampah logam agar tidak tidak terinjak .
- Jika anda telah selesai menggunakan cutter, maka masukkanlah kembali mata cutter dan kunci kembali dengan pengaitnya atau dengan memutar roda penguncinya.
- Kemudian simpanlah cutter pada tempat yang telah disediakan yang jauh dari jangkauan anak-anak.
Selanjutnya untuk menghindari cedera :
· Jangan
pergunakan cutter untuk memotong lembaran kayu plywood bila mana anda
tidak pernah mendapatkan pelatihan sebelumnya, karena pada plywood
terdapat serat kayu yang dapat membelokkan arah mata cutter ketika
cutter dipergunakan. Dan ini dapat mengakibatkan jari tangan / kuku
menjadi teriris atau bahkan dapat melukai anggota badan yang lain.
· Jangan
pula anda mengusap untuk membersihkan bagian tajam dari mata cutter
yang terlihat kotor secara langsung tanpa menggunakan kaos tangan atau.
Hal ini seringkali dapat melukai jari anda.
· Jangan
gunakan cutter untuk mengungkit atau membuka sekrup atau baut.Sudah
seringkali hal ini mengakibatkan kecelakaan yang serius.
KESALAHAN DALAM PENGGUNAAN CUTTER DAPAT MENYEBABKAN ANDA CEDERA. GUNAKANLAH CUTTER HANYA UNTUK MEMOTONG !!
SAFETY SHOES
Kaki anda adalah harta yang tidak
ternilai harganya. Ia mengatur keseimbangan mekanis dari pada badan anda.
Tanpa jari kaki yang lengkap jumlahnya, anda akan susah untuk berjalan atau
berdiri.
Dan anda harus ingat bahwa …… ANDA
HANYA MEMPUNYAI 10
( SEPULUH ) JARI KAKI.
Jika salah satu hilang atau terluka,
maka tidak akan ada jari cadangan yang tersedia untuk menggantikannya.
Telah bertahun-tahun, safety shoes
membuktikan kemampuan untuk melindungi kecelakaan pada jari kaki dan telah
meyakinkan kita bahwa safety shoes dapat meniadakan luka akibat kecelakaan.
Yang harus diingat adalah bahwa
safety shoes dapat mencegah atau mengurangi luka pada jari kaki, dan bukan
untuk menhentikan kecelakaan-kecelakaan yang menyebabkan luka-luka demikian.
Artinya bahwa apabila terjadi kecelakaan pada kaki anda dan anda memakai Safety
Shoes maka luka /cedera akibat kecelakaan tersebut pada kaki atau jari kaki
anda tidak separah dengan orang yang tidak memakai Safety Shoes atau bahkan
kaki / jari kaki anda tidak terluka karena terlindungi oleh Safety Shoes.
Dibawah ini
disampaikan beberapa contoh kasus :
1. Roll penggerak ( pulley ) dari
V-belt yang bergaris tengah 10 cm, tebal 15 cm dan beratnya 185 Kg terbalik
ketika seorang pekerja memutarnya. Sebelum pekerja tersebut dapat mengusainya,
roll penggerak tersebut menimpah kakinya. Safety shoes mungkin dapat mencegah
kehilangan jari kaki, tetapi tulang ibu jarinya hancur
2. Dua orang pekerja mencoba mengangkat
roll baja seberat 500 Kg ke atas truck. Roll baja tersebut terlepas dan
menggelinding lalu menjepit kaki salah satu pekerja. Akibatnya kaki remuk dan
tulang tumitnya hancur.
Dalam masing-masing kasus tersebut
diatas, sebenarnya sudah ada tata cara kerja yang benar, tetapi pekerja
tersebut tidak menurutinya. Jadi, walaupun sudah memakai safety shoes, tetapi
tanpa menuruti tata cara kerja yang benar, maka safety shoes tidak banyak
membantu.
Rencanakan dahulu jika menangani
suatu benda yang berat, sehingga safety shoes anda tidak harus membantu sebagai
alat pelindung diri jika sesuatunya lepas dari kehendak anda.
Banyak hal yang anda lakukan untuk
mengurangi terlukanya kaki, terutama, AGAR SETIAP ORANG MEMAKAI SAFETY
SHOES. Namun apabila benda-benda berat ditangani dengan baik, safety shoes
menjadi hal kedua untuk melindungi kaki anda
Berikut ini beberapa petunjuk yang
perlu diikuti dalam menangani benda-benda untuk melindungi kaki:
1. Aturlah, agar
benda-benda tidak akan jatuh dari suatu timbunan atau truck.
Material dalam jumlah besar harus ditimbun sedemikian rupa sehingga kokoh.
2. Ikuti instruksi-instruksi yang
diberikan kepada anda dalam hal mengeluarkan barang-barang dari tumpukannya.
3. Jika tumpukan barang tersebut akan
mulai meluncur, jangan mencoba untuk menahannya dengan kaki anda.
4. Apabila suatu tumpukan yang tinggi
harus disandarkan ke dinding, buatlah sedemikian rupa sehingga tumpukan
tersebut dihambat untuk terguling.
5. Jangan mencoba mengangkat beban
berat secara manual. Lakukan dengan alat bantu angkat
Melindungi kaki, seperti dalam soal
safety lainnya, adalah suatu masalah yang berdasarkan atas akal sehat. Anda
mempunyai pengetahuan untuk mengurangi kecelakaan-kecelakaan dan luka-luka.
Anda tahu bagaimana benda-benda seyogyanya disusun. Anda tahu bagaimana
seharusnya menangani benda-benda yang terbuat dari logam. Dan, anda mempunyai
keinginan untuk melindungi diri sendiri dari kecelakaan-kecelakaan yang mungkin
terjadi meskipun anda telah berbuat yang anda dapat lakukan untuk mencegah
kecelakaan-kecelakaan tersebut
“ INGAT ………….. ANDA HANYA DIBERI SEPASANG KAKI
, TANPA CADANGAN. PAKAILAH SAFETY SHOES DAN IKUTI TATA CARA
KERJA YANG BENAR “
Langganan:
Postingan (Atom)


.png)

















